Perawatan wasir luar dan dalam sama-sama berfokus pada mengurangi tekanan saat buang air besar (BAB), menjaga tinja tetap lunak, serta meredakan keluhan di area anus. Namun, penanganannya dapat berbeda sesuai lokasi dan gejalanya. Wasir luar lebih sering menimbulkan benjolan, gatal, atau nyeri di sekitar anus. Wasir dalam lebih sering menyebabkan perdarahan merah terang saat BAB atau benjolan yang keluar dari anus.
Wasir, ambeien, atau hemoroid melibatkan pembengkakan pembuluh darah dan jaringan penyangga di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Keluhan ringan sering kali dapat terbantu dengan perubahan kebiasaan dan perawatan gejala dalam waktu singkat. Meski demikian, darah dari anus tidak boleh langsung dianggap sebagai wasir karena dapat pula disebabkan oleh kondisi lain yang perlu dinilai oleh tenaga kesehatan.
Mengenal perbedaan wasir luar dan wasir dalam
Lokasi hemoroid membantu menjelaskan mengapa keluhan dan langkah perawatannya dapat berbeda.
| Jenis | Lokasi | Keluhan yang lebih sering muncul | Fokus perawatan awal |
|---|---|---|---|
| Wasir luar | Di bawah kulit sekitar lubang anus | Benjolan, gatal, perih, rasa panas, serta nyeri saat duduk atau ketika area tersentuh | Meredakan nyeri, gatal, dan iritasi pada area luar sambil menjaga BAB tidak keras |
| Wasir dalam | Di dalam saluran anus atau rektum bagian bawah | Darah merah terang saat BAB; benjolan dapat keluar saat mengejan, masuk kembali, atau sulit masuk kembali pada kondisi lebih lanjut | Mengurangi mengejan dan sembelit; melakukan evaluasi bila ada perdarahan atau benjolan menetap |
Wasir dalam sering tidak terasa nyeri karena letaknya lebih dalam. Namun, rasa tidak nyaman atau nyeri dapat muncul bila jaringan keluar melalui anus atau mengalami iritasi. Sebaliknya, wasir luar lebih mudah terasa karena berada di area yang lebih peka.
Keluhan yang tampak mirip belum tentu selalu disebabkan oleh ambeien. Benjolan, nyeri, gatal, atau perdarahan anus dapat memiliki penyebab lain. Karena itu, hindari menebak jenis wasir hanya berdasarkan satu gejala.
[bsa_related cluster=”produk-edukasi” limit=”2″ style=”inline”]
Dasar perawatan wasir luar dan dalam: lunakkan BAB, kurangi tekanan
Langkah paling penting dalam perawatan wasir luar dan dalam adalah mencegah tinja keras dan kebiasaan mengejan. Tujuannya bukan hanya meredakan keluhan saat ini, tetapi juga mengurangi iritasi berulang pada area anus.
- Tambahkan serat secara bertahap. Pilih sayur, buah, kacang-kacangan, serta sumber biji-bijian utuh. Penambahan serat yang terlalu cepat dapat menyebabkan kembung pada sebagian orang, sehingga porsinya sebaiknya dinaikkan perlahan.
- Cukupi cairan sesuai kebutuhan tubuh. Asupan cairan membantu serat membentuk tinja yang lebih mudah dikeluarkan. Kebutuhan setiap orang berbeda, terutama bila memiliki penyakit jantung atau ginjal. Ikuti anjuran dokter bila Anda memiliki pembatasan minum.
- Jangan menahan dorongan BAB. Menunda BAB dapat membuat tinja lebih kering dan keras.
- Hindari mengejan dan berlama-lama di toilet. Akhiri setelah BAB selesai. Membaca atau menggunakan ponsel terlalu lama di toilet dapat menambah waktu duduk tanpa manfaat.
- Tetap aktif bergerak. Aktivitas fisik teratur dapat membantu kebiasaan BAB dan mengurangi risiko sembelit.
Bila perubahan makan dan kebiasaan belum cukup, tenaga kesehatan atau apoteker dapat membantu menilai pilihan serat tambahan atau pelunak tinja yang sesuai. Pilihan tersebut sebaiknya tidak digunakan sembarangan dalam jangka panjang tanpa mengevaluasi penyebab konstipasi.
Perawatan untuk keluhan wasir luar
Pada wasir luar, perawatan mandiri bertujuan mengurangi rasa tidak nyaman pada kulit dan jaringan di sekitar anus sambil memperbaiki kebiasaan BAB. Langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Berendam atau kompres hangat singkat. Duduk berendam dalam air hangat dapat membantu meredakan nyeri dan rasa tidak nyaman. Pastikan air tidak terlalu panas agar kulit tidak teriritasi.
- Gunakan kompres dingin berlapis kain. Kompres dingin dapat membantu mengurangi nyeri atau bengkak untuk sementara. Jangan tempelkan es langsung ke kulit dan jangan gunakan terlalu lama.
- Rawat area anus dengan lembut. Bersihkan setelah BAB tanpa menggosok keras, lalu keringkan dengan cara ditepuk perlahan. Hindari produk berpewangi dan kebiasaan menggaruk yang dapat memperparah iritasi.
- Pilih pakaian dalam yang nyaman. Bahan yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat dapat membantu mengurangi kelembapan serta gesekan.
- Gunakan pereda gejala topikal secara bijak. Sediaan untuk pemakaian luar dapat membantu keluhan seperti gatal, nyeri, atau perih. Baca aturan pakai dan batas lama pemakaian pada kemasan. Hentikan penggunaan bila timbul iritasi atau keluhan memburuk.
Benjolan luar yang mendadak menjadi sangat nyeri, keras, dan membengkak perlu dinilai lebih cepat oleh tenaga kesehatan. Kondisi seperti ini tidak ideal ditangani sendiri, terutama bila nyeri mengganggu duduk, berjalan, atau tidur.
Perawatan untuk keluhan wasir dalam
Pada wasir dalam, perbaikan pola BAB menjadi inti penanganan karena perdarahan dan keluarnya benjolan sering berkaitan dengan mengejan atau tinja keras. Selain langkah dasar untuk mencegah sembelit, perhatikan hal berikut.
- Jangan memaksakan benjolan yang keluar. Pada sebagian kasus, jaringan dapat masuk kembali setelah BAB. Bila tidak mudah masuk, terasa sangat sakit, atau warnanya tampak berubah, jangan terus dipaksa dan periksakan diri.
- Jangan menganggap perdarahan sebagai hal biasa. Darah merah terang pada tisu, tinja, atau toilet memang dapat terjadi pada hemoroid, tetapi penyebabnya perlu dipastikan, terutama jika baru pertama kali terjadi atau berulang.
- Gunakan obat sesuai lokasi dan petunjuknya. Tidak semua sediaan ditujukan untuk area yang sama. Produk pemakaian luar tidak otomatis sesuai untuk keluhan di bagian dalam. Tanyakan kepada apoteker atau dokter bila ragu memilih bentuk sediaan yang tepat.
- Nilai respons setelah perawatan singkat. Bila keluhan tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan mandiri, makin sering kambuh, atau mengganggu aktivitas, jadwalkan pemeriksaan.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan area anus dan, bila diperlukan, pemeriksaan untuk melihat bagian dalam saluran anus. Bila perubahan gaya hidup belum membantu atau hemoroid menimbulkan keluhan berat, tersedia tindakan medis seperti prosedur rawat jalan untuk mengecilkan jaringan atau operasi pada kondisi tertentu. Jenis tindakan ditentukan berdasarkan gejala, lokasi, ukuran, dan hasil pemeriksaan; bukan semata-mata karena ada benjolan.
Perdarahan anus: batas perawatan mandiri dan tanda darurat
Perdarahan anus tidak selalu berarti wasir. Selain hemoroid, darah dari anus dapat berkaitan dengan robekan kecil di anus, peradangan usus, polip, maupun masalah lain pada saluran cerna. Karena itu, jangan hanya mengandalkan pereda gejala bila Anda melihat darah saat BAB.
Segera buat janji dengan dokter bila
- perdarahan baru pertama kali terjadi, berulang, atau tidak jelas penyebabnya;
- gejala tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan mandiri;
- benjolan, nyeri, atau perubahan di sekitar anus makin berat atau sering kambuh;
- pola BAB berubah menetap, misalnya konstipasi atau diare berkepanjangan;
- Anda merasa lelah tidak biasa, pucat, atau berat badan turun tanpa direncanakan.
Cari pertolongan medis segera bila
- darah keluar terus-menerus, jumlahnya banyak, atau tampak gumpalan darah;
- Anda pusing, sangat lemas, hampir pingsan, sesak, atau jantung berdebar setelah perdarahan;
- tinja berwarna hitam seperti ter, darah bercampur banyak dengan tinja, atau disertai muntah darah;
- nyeri anus sangat berat, disertai demam, menggigil, keluar nanah, atau kondisi tubuh terasa sangat tidak sehat.
Jika memakai pengencer darah, memiliki gangguan pembekuan darah, atau sedang menjalani pengobatan tertentu, perdarahan sekecil apa pun patut didiskusikan dengan dokter yang merawat.
Hal yang perlu diperhatikan pada kehamilan, anak, dan penggunaan obat
Kehamilan dapat meningkatkan risiko hemoroid, terutama ketika terjadi konstipasi atau tekanan di area panggul bertambah. Pada masa ini, utamakan serat, cairan sesuai anjuran kehamilan, aktivitas yang diperbolehkan, tidak menahan BAB, dan kebersihan anus yang lembut. Sebelum menggunakan obat oral, salep, krim, supositoria, atau ramuan apa pun, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, bidan, atau apoteker karena keamanan bahan dan kecocokannya perlu dipertimbangkan secara individual.
Pada anak, darah saat BAB, nyeri anus, atau benjolan tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai wasir dan diobati sendiri. Anak perlu diperiksa oleh tenaga kesehatan untuk mencari penyebabnya serta menentukan penanganan yang aman sesuai usia dan berat badan.
Untuk semua usia, gunakan obat sesuai petunjuk kemasan atau anjuran tenaga kesehatan. Hindari memakai berbagai produk sekaligus tanpa memahami kandungannya. Pereda nyeri tertentu juga mungkin tidak cocok bagi orang dengan kondisi medis tertentu atau saat mengalami perdarahan. Konsultasikan terlebih dahulu bila Anda memiliki penyakit penyerta atau rutin memakai obat.
Cara memilih langkah perawatan wasir luar dan dalam yang sesuai
Secara praktis, Anda dapat memakai urutan sederhana berikut untuk menentukan langkah awal:
- Utamakan kelancaran BAB: tambahkan serat bertahap, cukup cairan sesuai kondisi, dan jangan mengejan.
- Sesuaikan perawatan dengan keluhan dominan: keluhan luar seperti gatal, perih, atau benjolan memerlukan perawatan area luar yang lembut. Keluhan perdarahan atau benjolan dari dalam memerlukan perhatian lebih pada pola BAB dan evaluasi bila menetap.
- Gunakan pereda gejala secara terbatas dan sesuai petunjuk: jangan menganggap produk pereda gejala dapat menggantikan pemeriksaan bila ada tanda bahaya.
- Nilai perkembangan keluhan: bila tidak membaik dalam sekitar satu minggu, memburuk, berulang, atau disertai darah, periksakan diri.
Perawatan yang tepat tidak selalu berarti menggunakan banyak obat. Pada banyak orang, perubahan rutinitas BAB dan kebiasaan di toilet justru menjadi dasar penting untuk membantu mengurangi kekambuhan ambeien.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa beda utama perawatan wasir luar dan dalam?
Dasarnya sama, yaitu mencegah konstipasi dan mengejan. Pada wasir luar, perawatan lebih berfokus pada mengurangi gatal, perih, bengkak, dan nyeri di sekitar anus. Pada wasir dalam, perhatian utama adalah perdarahan, benjolan yang keluar saat BAB, serta kebiasaan BAB yang meningkatkan tekanan di rektum bagian bawah.
Apakah wasir berdarah boleh dirawat sendiri?
Langkah mandiri dapat dilakukan untuk membantu menjaga tinja tetap lunak dan mengurangi mengejan. Namun, perdarahan anus tetap perlu dievaluasi, khususnya bila baru pertama kali, berulang, tidak membaik, atau jumlah darahnya banyak. Jangan langsung menyimpulkan bahwa semua darah berasal dari wasir.
Berapa lama perawatan mandiri wasir dapat dicoba?
Bila keluhan ringan, perawatan mandiri dapat dicoba dalam waktu singkat sambil memperbaiki pola BAB. Jika setelah sekitar satu minggu tidak ada perbaikan, keluhan memburuk, sering kambuh, atau muncul perdarahan, lakukan pemeriksaan medis.
Apakah benjolan wasir luar yang nyeri harus dioperasi?
Tidak selalu. Namun, benjolan yang mendadak keras, bengkak, dan sangat nyeri perlu diperiksa secepatnya. Dokter akan menilai penyebabnya dan menentukan apakah cukup dengan perawatan konservatif, perlu obat, prosedur, atau tindakan lain.
Bolehkah memakai obat wasir saat hamil?
Jangan memilih obat sendiri tanpa konsultasi. Pada kehamilan, langkah nonobat seperti serat, cairan sesuai anjuran, aktivitas yang aman, dan menghindari mengejan biasanya diutamakan. Dokter, bidan, atau apoteker dapat membantu memilih penanganan yang sesuai bila keluhan mengganggu.
Kesimpulan
Perawatan wasir luar dan dalam berangkat dari tujuan yang sama: membantu BAB lebih lancar, mengurangi mengejan, dan meredakan keluhan tanpa mengiritasi area anus. Wasir luar biasanya lebih terasa nyeri atau gatal di sekitar anus, sedangkan wasir dalam lebih sering berkaitan dengan perdarahan atau benjolan yang keluar saat BAB. Bila ada darah, nyeri berat, benjolan yang tidak membaik, atau keluhan menetap setelah perawatan mandiri singkat, jangan menunda pemeriksaan ke tenaga kesehatan.
[bsa_product_cta products=”salep-wasir,kapsul-wasir” style=”sensitive”]
Referensi
- MedlinePlus. Hemorrhoids
- National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Eating, Diet, & Nutrition for Hemorrhoids
- NHS. Piles (haemorrhoids)
- National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Symptoms & Causes of GI Bleeding
- NHS. Piles in pregnancy
- Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pencegahan Wasir (Hemoroid)
[bsa_related cluster=”produk-edukasi”]
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari dokter maupun tenaga kesehatan.