Wasir, yang juga dikenal sebagai ambeien atau hemoroid, adalah pembengkakan pada pembuluh darah dan jaringan penyangga di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Jaringan ini sebenarnya merupakan bagian normal dari area anus, tetapi dapat membesar, bergeser, atau meradang sehingga menimbulkan keluhan.
Keluhan wasir tidak selalu sama pada setiap orang. Ada yang mengalami gatal atau rasa mengganjal, ada pula yang melihat darah merah segar setelah buang air besar. Meski wasir merupakan penyebab keluhan anus yang umum, perdarahan dari anus tidak boleh langsung dianggap sebagai wasir. Memahami jenis dan tandanya dapat membantu Anda menentukan langkah perawatan awal yang aman serta kapan perlu berkonsultasi dengan dokter.
Pengertian wasir, ambeien, dan hemoroid
Istilah wasir, ambeien, dan hemoroid pada dasarnya merujuk pada kondisi yang sama. Hemoroid adalah jaringan berbentuk bantalan di saluran anus yang kaya pembuluh darah dan turut membantu mengontrol keluarnya tinja. Masalah muncul ketika pembuluh darah serta jaringan penyangga pada area tersebut membengkak atau mengalami perubahan posisi.
Karena letaknya, wasir dapat menimbulkan keluhan ketika buang air besar, terutama bila tinja keras atau seseorang sering mengejan. Namun, sebagian hemoroid tidak menimbulkan gejala apa pun. Keluhan biasanya bergantung pada lokasi, ukuran, serta ada tidaknya pembengkakan atau penonjolan jaringan.
Wasir bukan tanda bahwa seseorang kurang menjaga kebersihan. Kondisi ini dapat terjadi pada banyak orang dan sering berkaitan dengan kebiasaan buang air besar, konstipasi, kehamilan, pertambahan usia, atau tekanan berulang di area anus.
[bsa_related cluster=”dasar” limit=”2″ style=”inline”]
Jenis wasir: internal dan eksternal
Secara umum, wasir dibagi menjadi dua jenis berdasarkan lokasinya.
Wasir internal
Wasir internal berada di dalam rektum, yaitu bagian akhir usus besar sebelum anus. Karena lokasinya lebih dalam, wasir internal yang belum menonjol biasanya tidak terasa nyeri. Salah satu tanda yang dapat muncul adalah darah merah segar pada tinja, tisu toilet, atau air toilet setelah buang air besar.
Pada sebagian orang, wasir internal dapat keluar melalui lubang anus saat mengejan. Kondisi ini disebut prolaps. Benjolan bisa masuk kembali dengan sendirinya, perlu didorong perlahan kembali, atau tetap berada di luar. Wasir yang prolaps dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, lembap, keluar lendir, gatal, atau nyeri.
Wasir eksternal
Wasir eksternal berada di bawah kulit di sekitar anus. Jenis ini lebih mungkin menimbulkan gatal, rasa nyeri, pembengkakan, atau benjolan yang terasa saat membersihkan area anus. Bila terjadi bekuan darah pada wasir eksternal, nyeri dapat terasa lebih kuat dan benjolan dapat menjadi lebih tegang.
Keluhan saja tidak cukup untuk memastikan jenis wasir. Dokter dapat menilai lokasi dan kemungkinan penyebab lain melalui tanya jawab serta pemeriksaan yang sesuai.
Tanda dan gejala wasir yang perlu dikenali
Gejala wasir dapat ringan dan datang-pergi. Beberapa tanda yang umum meliputi:
- darah merah segar setelah buang air besar, misalnya pada tisu toilet, permukaan tinja, atau air toilet;
- gatal, perih, atau iritasi di sekitar anus;
- benjolan atau pembengkakan di sekitar anus;
- nyeri atau rasa tidak nyaman, terutama saat duduk atau buang air besar;
- keluar lendir dari anus atau rasa lembap pada pakaian dalam;
- rasa seperti buang air besar belum tuntas pada sebagian orang.
Gejala tersebut dapat menyerupai masalah lain pada anus maupun saluran cerna. Misalnya, nyeri saat buang air besar dapat juga terjadi pada fisura ani, sedangkan gatal dapat dipicu oleh iritasi kulit. Karena itu, hindari menyimpulkan sendiri bahwa semua keluhan di sekitar anus pasti ambeien.
Darah dari anus tidak selalu berarti wasir. Terutama bila perdarahan baru pertama kali terjadi, berulang, atau disertai keluhan lain, pemeriksaan medis penting untuk mencari penyebabnya.
Apa yang dapat memicu atau meningkatkan risiko wasir?
Penyebab pasti hemoroid tidak selalu dapat ditentukan pada satu orang. Namun, beberapa keadaan dapat meningkatkan tekanan pada jaringan di sekitar anus dan rektum atau membuat keluhan lebih mudah muncul.
- Konstipasi: tinja yang keras dapat membuat seseorang mengejan lebih kuat saat buang air besar.
- Diare berkepanjangan: frekuensi buang air besar yang sering juga dapat mengiritasi area anus.
- Duduk terlalu lama di toilet: kebiasaan ini dapat menambah tekanan di area tersebut.
- Kehamilan: perubahan hormon dan tekanan dari kehamilan dapat berperan dalam munculnya hemoroid.
- Pertambahan usia: jaringan penyangga di anus dan rektum dapat melemah seiring waktu.
- Sering mengangkat beban berat: aktivitas ini dapat meningkatkan tekanan di dalam perut.
- Asupan serat dan cairan yang kurang: kondisi ini dapat berkontribusi pada tinja keras dan konstipasi.
Faktor-faktor ini bukan berarti setiap orang pasti akan mengalami wasir. Sebaliknya, adanya wasir juga bukan alasan untuk menyalahkan diri sendiri. Fokus yang lebih bermanfaat adalah memperbaiki kebiasaan yang membantu buang air besar berlangsung lebih nyaman dan teratur.
Langkah awal yang aman untuk membantu meredakan keluhan ringan
Bila keluhan ringan dan Anda tidak memiliki tanda bahaya, beberapa perubahan sederhana dapat membantu mengurangi tekanan serta iritasi pada area anus.
- Usahakan tinja tetap lunak. Tambahkan makanan berserat secara bertahap, seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Minum cairan yang cukup sesuai kebutuhan tubuh juga dapat membantu.
- Jangan menahan keinginan buang air besar. Menunda terlalu lama dapat membuat tinja lebih keras pada sebagian orang.
- Hindari mengejan dan duduk terlalu lama di toilet. Beri waktu secukupnya, tetapi jangan memaksakan buang air besar.
- Bersihkan area anus dengan lembut. Hindari menggosok kuat. Keringkan dengan cara menepuk perlahan agar kulit tidak makin teriritasi.
- Gunakan rendam duduk air hangat bila terasa nyaman. Cara ini dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman pada sebagian orang.
- Perhatikan pemakaian obat. Obat oles, supositoria, pencahar, atau pereda nyeri sebaiknya digunakan sesuai petunjuk tenaga kesehatan atau aturan pakai. Bila Anda sedang hamil, menyusui, memiliki penyakit tertentu, atau rutin memakai obat lain, tanyakan lebih dahulu kepada dokter atau apoteker.
Perawatan mandiri bertujuan meredakan gejala dan memperbaiki kebiasaan buang air besar, bukan menggantikan pemeriksaan bila keluhan menetap atau memburuk. Jangan mencoba mengikat, memotong, menusuk, atau melakukan tindakan apa pun pada benjolan anus sendiri.
Kapan perlu ke dokter dan kapan harus segera mencari pertolongan?
Sebaiknya buat janji dengan dokter bila Anda mengalami perdarahan dari anus, walaupun darah tampak sedikit dan Anda menduga penyebabnya adalah wasir. Dokter dapat menilai keluhan, memeriksa area anus bila diperlukan, dan menentukan apakah dibutuhkan pemeriksaan lanjutan.
Periksakan diri juga bila keluhan tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan mandiri, sering kambuh, makin mengganggu, atau terdapat perubahan yang tidak biasa di sekitar anus. Pemeriksaan lebih awal juga penting bila pola buang air besar berubah, berat badan turun tanpa direncanakan, atau ada riwayat penyakit usus maupun kanker kolorektal dalam keluarga.
Segera cari pertolongan medis bila perdarahan tidak berhenti, jumlah darah banyak, terlihat gumpalan darah, nyeri anus sangat hebat, atau perdarahan disertai nyeri perut, diare, demam, tubuh terasa sangat lemah, pusing, atau hampir pingsan. Tinja berwarna hitam pekat seperti ter juga perlu dinilai segera karena dapat menandakan perdarahan dari bagian saluran cerna yang lebih atas.
Jika memang terdiagnosis hemoroid dan perawatan sederhana tidak cukup, dokter dapat mempertimbangkan pilihan penanganan sesuai jenis serta tingkat keparahannya. Pilihannya dapat mencakup tindakan di klinik atau prosedur lain; keputusan ini perlu dibuat setelah evaluasi medis, bukan berdasarkan gejala saja.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa bedanya wasir dan ambeien?
Tidak ada perbedaan makna. Wasir dan ambeien adalah istilah sehari-hari untuk hemoroid, yaitu pembengkakan pembuluh darah dan jaringan penyangga di sekitar anus atau rektum bagian bawah.
Apakah semua wasir menyebabkan darah saat buang air besar?
Tidak. Sebagian wasir tidak menimbulkan gejala. Perdarahan merah segar lebih sering dikaitkan dengan wasir internal, tetapi darah dari anus tidak boleh langsung dianggap sebagai wasir karena dapat memiliki penyebab lain.
Apakah benjolan di anus pasti wasir?
Tidak selalu. Benjolan, nyeri, atau gatal di sekitar anus dapat disebabkan oleh beberapa kondisi. Pemeriksaan oleh dokter diperlukan bila benjolan baru muncul, nyeri berat, membesar, berubah, atau disertai perdarahan.
Apakah wasir bisa hilang sendiri?
Keluhan ringan pada sebagian orang dapat mereda dengan perbaikan pola buang air besar dan perawatan sederhana. Namun, hemoroid dapat kambuh atau memerlukan penanganan medis bila keluhan menetap, prolaps berat, atau perdarahannya berulang.
Apakah boleh mendorong benjolan wasir masuk kembali?
Wasir internal yang keluar kadang dapat masuk kembali. Namun, jangan memaksa bila terasa sangat nyeri, sulit masuk, atau disertai perdarahan. Kondisi seperti ini sebaiknya dinilai oleh dokter.
Kesimpulan
Wasir atau ambeien adalah hemoroid yang membengkak di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Kondisi ini dapat berupa wasir internal maupun eksternal, dengan keluhan seperti gatal, benjolan, rasa tidak nyaman, nyeri, atau darah merah segar setelah buang air besar. Menjaga tinja tetap lunak, tidak mengejan, dan tidak duduk terlalu lama di toilet dapat membantu mengurangi keluhan. Namun, jangan mengabaikan perdarahan anus: periksakan diri untuk memastikan penyebabnya, terutama jika perdarahan berulang, banyak, atau disertai tanda bahaya.
[bsa_product_cta products=”salep-wasir,kapsul-wasir” style=”sensitive”]
Referensi
- National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Symptoms & Causes of Hemorrhoids
- National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Treatment of Hemorrhoids
- NHS. Piles (haemorrhoids)
- MedlinePlus. Rectal bleeding
[bsa_related cluster=”dasar”]
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari dokter maupun tenaga kesehatan.