Cara Mengatasi Wasir Luar dan Meredakan Benjolan yang Tidak Nyaman

Cara mengatasi wasir luar umumnya dimulai dengan mengurangi tekanan dan iritasi di area anus: menjaga tinja tetap lunak, tidak mengejan saat BAB, berendam air hangat, serta merawat area anus dengan lembut. Langkah ini dapat membantu meredakan benjolan, gatal, dan nyeri ringan. Namun, benjolan yang sangat nyeri atau perdarahan dari anus tidak boleh langsung dianggap sebagai ambeien. Karena itu, penting untuk mengetahui batas perawatan mandiri dan kapan perlu memeriksakan diri.

Mengenal wasir luar dan keluhan yang dapat muncul

Wasir, ambeien, atau hemoroid adalah pembengkakan pada bantalan jaringan di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Jaringan ini melibatkan pembuluh darah dan jaringan penyangga. Wasir luar terbentuk di bawah kulit di sekitar lubang anus, sehingga benjolannya dapat terasa atau terlihat dari luar.

Keluhan yang mungkin muncul meliputi gatal, rasa perih, nyeri saat duduk, nyeri ketika BAB, atau satu maupun beberapa benjolan yang terasa sensitif di sekitar anus. Gesekan, menggaruk, membersihkan anus terlalu kuat, dan mengejan dapat memperberat iritasi.

Pada sebagian orang, darah dapat membeku di dalam wasir luar. Kondisi ini dapat membuat benjolan terasa lebih keras dan sangat nyeri. Jangan mencoba memencet, menusuk, atau mengeluarkan isinya sendiri karena dapat menimbulkan luka, perdarahan, atau infeksi.

[bsa_related cluster=”perawatan” limit=”2″ style=”inline”]

Cara mengatasi wasir luar pada tahap awal

Perawatan mandiri berfokus pada mengurangi nyeri dan pembengkakan ringan, sekaligus mencegah tinja keras. Cobalah langkah berikut secara konsisten.

  1. Berendam air hangat. Duduk berendam dalam air hangat selama sekitar 10–15 menit dapat membantu menenangkan rasa tidak nyaman. Lakukan beberapa kali sehari bila perlu, terutama setelah BAB. Gunakan air hangat biasa dan hindari air yang terlalu panas atau bahan yang dapat mengiritasi kulit.
  2. Kompres dingin secara singkat. Bungkus kompres dingin atau es dengan kain bersih, lalu tempelkan perlahan pada area luar anus. Jangan menaruh es langsung ke kulit. Hentikan bila terasa terlalu dingin, makin perih, atau tidak nyaman.
  3. Bersihkan dengan lembut. Setelah BAB, bilas dengan air bersih atau gunakan tisu lembap tanpa pewangi bila cocok. Keringkan dengan cara ditepuk perlahan menggunakan kain atau tisu lembut, bukan digosok.
  4. Kurangi tekanan saat duduk. Bila duduk lama membuat nyeri bertambah, berdirilah dan berjalan ringan secara berkala. Hindari duduk terlalu lama di toilet.

Perawatan ini ditujukan untuk gejala ringan. Bila benjolan membesar cepat, nyeri berat, atau keluhan terus berulang, pemeriksaan langsung diperlukan agar penyebabnya dapat dinilai dengan tepat.

Lunakkan tinja agar tidak perlu mengejan

Kebiasaan BAB berperan besar dalam meredakan keluhan. Tinja yang keras dan kebiasaan mengejan dapat meningkatkan tekanan di area anus sehingga keluhan hemoroid dapat bertambah.

  • Tambahkan serat secara bertahap dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Menambah serat terlalu mendadak dapat membuat perut kembung pada sebagian orang, jadi tingkatkan perlahan.
  • Cukupi cairan sesuai kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan Anda. Serat bekerja lebih baik bila asupan cairan juga memadai.
  • Jangan menahan keinginan BAB. Segera ke toilet saat ada dorongan alami, tanpa memaksakan diri.
  • Batasi waktu di toilet. Hindari berlama-lama sambil bermain ponsel atau membaca karena posisi duduk dapat menambah tekanan pada anus.
  • Jangan mengejan. Bila tinja sulit keluar, jangan memaksa. Perbaiki pola makan dan cairan terlebih dahulu. Bila sembelit menetap, tanyakan kepada dokter atau apoteker mengenai pilihan yang sesuai.

Aktivitas fisik ringan yang rutin juga dapat membantu keteraturan BAB. Jika Anda sering mengangkat beban berat dan keluhan muncul atau memburuk, pertimbangkan untuk mengurangi aktivitas tersebut sementara waktu. Perhatikan pula teknik mengangkat agar tidak menahan napas atau memaksa diri.

Bolehkah memakai obat atau krim untuk wasir luar?

Beberapa obat oles untuk area anus dapat membantu meredakan gatal, nyeri ringan, atau bengkak dalam jangka pendek. Gunakan hanya pada area luar bila petunjuk produk menyatakan demikian, ikuti aturan pakai, dan hentikan bila muncul ruam, kulit sangat kering, rasa terbakar yang bertambah, atau keluhan lain setelah pemakaian.

Obat untuk hemoroid bukan pengganti pemeriksaan bila terdapat perdarahan, nyeri hebat, atau benjolan yang tidak membaik. Penggunaan obat oles tanpa evaluasi sebaiknya tidak diteruskan berkepanjangan. Bila gejala tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan mandiri, periksakan diri ke dokter.

Untuk nyeri, tanyakan kepada dokter atau apoteker mengenai pereda nyeri yang sesuai dengan kondisi Anda, terutama bila sedang hamil, menyusui, memiliki penyakit ginjal atau lambung, memakai pengencer darah, atau mengalami perdarahan dari anus. Jangan memasukkan krim atau benda apa pun ke dalam anus kecuali produk tersebut memang ditujukan untuk penggunaan rektal dan digunakan sesuai petunjuk tenaga kesehatan atau labelnya.

Kapan wasir luar perlu diperiksa dokter?

Periksakan diri bila keluhan tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan mandiri, sering kambuh, benjolan berubah, atau nyeri mengganggu aktivitas sehari-hari. Dokter dapat memeriksa area anus dan mempertimbangkan penyebab lain yang gejalanya mirip ambeien, seperti fisura ani, iritasi kulit, infeksi, atau kondisi lain pada saluran cerna.

Perdarahan anus tidak selalu berarti wasir. Darah merah terang pada tisu atau tinja memang dapat terjadi pada hemoroid, tetapi perdarahan juga dapat berkaitan dengan masalah lain. Karena itu, setiap perdarahan dari anus sebaiknya dinilai oleh tenaga kesehatan, khususnya bila baru pertama terjadi, berulang, atau disertai perubahan pola BAB.

Segera cari pertolongan medis bila mengalami salah satu kondisi berikut:

  • perdarahan yang tidak berhenti, darah keluar banyak, atau terdapat gumpalan darah besar;
  • pusing, lemas, berkunang-kunang, hampir pingsan, atau pingsan saat atau setelah perdarahan;
  • nyeri anus yang sangat berat, terutama bila disertai perdarahan;
  • nyeri perut, diare, demam, atau merasa sangat tidak enak badan bersamaan dengan perdarahan;
  • tinja berwarna hitam seperti ter;
  • keluar nanah, demam tinggi, atau area sekitar anus sangat merah dan bengkak.

Pada anak, benjolan atau perdarahan di anus perlu diperiksa sebelum menggunakan obat wasir. Pada kehamilan, utamakan langkah nonobat seperti serat, cairan, aktivitas sesuai kemampuan, dan kebiasaan BAB yang baik. Konsultasikan terlebih dahulu sebelum memakai obat, termasuk obat oles, agar sesuai dengan kondisi kehamilan dan obat lain yang sedang digunakan.

Apakah wasir luar selalu memerlukan tindakan atau operasi?

Tidak. Banyak keluhan wasir luar yang ringan dapat membaik dengan perawatan mandiri dan perubahan kebiasaan BAB. Namun, dokter dapat mempertimbangkan tindakan bila benjolan besar, nyeri berat, terjadi bekuan darah, perdarahan bermakna, atau keluhan tidak membaik dengan langkah konservatif.

Jenis tindakan tergantung pada lokasi, ukuran, dan masalah yang ditemukan. Beberapa prosedur lebih sering digunakan untuk hemoroid internal, sedangkan pengangkatan melalui operasi dapat dipertimbangkan pada wasir luar yang besar atau kasus tertentu. Keputusan tindakan tidak didasarkan pada benjolan saja, melainkan setelah pemeriksaan serta pembahasan manfaat dan risikonya.

Jangan mencoba prosedur sendiri di rumah, termasuk mengikat benjolan, memotong kulit, atau mengeluarkan bekuan darah. Penanganan yang aman memerlukan penilaian tenaga kesehatan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah benjolan wasir luar bisa hilang sendiri?

Keluhan ringan pada wasir luar dapat mereda dalam beberapa hari dengan menjaga tinja tetap lunak, tidak mengejan, dan mengurangi iritasi pada anus. Namun, sisa lipatan kulit dapat tetap terasa setelah pembengkakan atau bekuan darah mereda. Benjolan yang menetap, berubah, atau nyeri perlu diperiksa.

Apa yang sebaiknya dilakukan saat wasir luar terasa nyeri?

Anda dapat mencoba berendam air hangat, kompres dingin yang dibungkus kain, dan menghindari duduk lama di toilet. Jangan memencet atau menusuk benjolan. Jika nyeri sangat berat, muncul mendadak, atau disertai perdarahan, segera cari pertolongan medis.

Apakah wasir luar boleh dipijat atau didorong masuk?

Tidak dianjurkan. Wasir luar berada di bawah kulit sekitar anus dan tidak perlu didorong masuk. Memijat, memencet, atau mencoba memasukkan benjolan dapat melukai jaringan dan memperberat nyeri atau perdarahan.

Apakah darah merah segar saat BAB pasti karena ambeien?

Tidak selalu. Hemoroid memang dapat menyebabkan darah merah terang, tetapi perdarahan anus juga dapat terjadi karena fisura ani, peradangan usus, polip, dan penyebab lain. Sebaiknya periksakan perdarahan, terutama bila berulang, banyak, atau disertai perubahan pola BAB, nyeri perut, lemas, atau penurunan berat badan yang tidak direncanakan.

Kapan perlu operasi wasir luar?

Operasi atau tindakan lain dapat dipertimbangkan dokter bila wasir luar besar, sangat nyeri, mengalami komplikasi seperti bekuan darah, atau tidak membaik dengan perawatan nonoperatif. Tidak semua wasir luar memerlukan operasi.

Kesimpulan

Cara mengatasi wasir luar terutama adalah mengurangi tekanan saat BAB dan menenangkan iritasi di sekitar anus. Tambahkan serat secara bertahap, cukupi cairan, jangan mengejan, batasi waktu di toilet, serta gunakan rendam air hangat atau kompres dingin dengan aman. Bila keluhan tidak membaik dalam sekitar satu minggu, benjolan sangat nyeri, atau terjadi perdarahan, jangan menunda pemeriksaan karena tidak semua keluhan anus disebabkan oleh wasir.

[bsa_product_cta products=”salep-wasir” style=”sensitive”]

Referensi

  1. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Treatment of Hemorrhoids
  2. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Symptoms & Causes of Hemorrhoids
  3. MedlinePlus. Hemorrhoids: MedlinePlus Medical Encyclopedia
  4. NHS. Piles (haemorrhoids)
  5. PubMed. Pathophysiology of internal hemorrhoids

[bsa_related cluster=”perawatan”]

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran dari dokter maupun tenaga kesehatan.

Scroll to Top